Cara Bore Up Honda Scoopy Fi 150cc Yang Aman Untuk Harian dan Touring

TMotor Jogja – Cara Bore Up Honda Scoopy Fi 150cc Yang Aman Untuk Harian dan Touring.

Permasalahan utama yang kalian hadapi ketika mau bore up keluar matic Honda Scoopy Fi atau Beat Fi maupun karbu adalah pada panjang strokenya.

Honda Scoopy maupun Beat memiliki panjang stroke 55 mm jadi untuk bisa naik di CC di angka misalnya 150cc seperti dijudul mau ga mau kalian harus mikir naik stroke atau bahasa kerennya Stroke Up.

Tidak seperti pada maticnya Yamaha yang panjang strokenya sudah tinggi otomatis diganti piston yang lebih besar pun CCnya bisa membengkak.

Selain itu permasalahan yang kalian hadapi juga adalah booring pada blok serta baut ancer yang cenderung lebih sempit, jadi piston kalau terlalu besar rawan mepet di baut ancer.

TERUS GIMANA MAS SOLUSINYA ..!

Baiklah sesuai judul Cara Bore Up Honda Scoopy Fi 150cc Yang Aman Untuk Harian dan Touring.

Disini saya akan berbagi tentang project yang kita kerjakan di workshop kita TMotor Jogja.

Jangan kemana mana terlebih dahulu baca artikel ini sampai selesai biar dong…

Baik sebelumnya project yang kita garap kali ini adalah honda beat fi tapi sebenarnya entah itu beat maupun scoopy memiliki kesamaan dibagian mesinnya.

Untuk mengatasi piston yang terlalu over jadi kita putuskan untuk naikkan strokenya, naik nambah 7 mm atas bawah naik 3,5 mm jadi total stroke awalnya cuma 55mm tambah 7 mm, stroke totalnya 62 mm.



Secara teoritis CC yang didapat dengan perhitungan : 0.785 x 6,2 x 5,525 x 5,525 = 148,56 cc, dianggap sebagai 150 cc.

Pistonnya pakai 55,25 mm. Untuk mendukung piston yang sudah bore up klepnya juga kita besarkan jadi 25/30 mm biar suplay in exnya lebih josss.

Stang piston pake keluarga C-series yaitu Legenda buat ngejar rantai kamprat yang kita ubah pake karisma atau supra 125 dengan jumlah mata 102.

Untuk rantai kamprat Scoopy sendiri panjang nya 90 mata jadi tidak akan sampai dengan langkah stroke yang sudah over.

Paking blok menggunakan almunium dengan ketebalan 7 mm an agar jarak bibir piston je pen piston tetep aman.

Dengan cc yang sudah membengkak, kita mengandalkan ECU Racing punya BRT dual band, kemudian untuk Trothelbody sendiri pake punya MX king sudah direamer ukuran 32 mm.

Mengapa koq pakai MX- King bang ?

Tujuan pake TB Mx King serta intake manifoldnya adalah biar sistem TBnya bisa kita buat Downdraft dengan begitu flow aliran bahan bakarnya akan lebih cepat.

Selain itu kita buatkan Velocity juga karena pemasangan velocity di TB bisa mempengaruhi kenaikan Dk pada sepeda motor yang sudah di tune.



Untuk injektor beserta joinnya pakai punya MX- king dengan hole 8 untuk menyemprotkan bahan bakar.

 

Banyak hal yang tidak bisa kita ceritakan disini mengingat nanti tulisan terlalu panjang, jadi kita ringkas saja.

Noken pastinya juga sudah kita garap menyesuaikan spek mesin, perklep sendiri bisa gunakan RC 3 dengan panjang 32,5 mm.

Knalpot otomatis juga harus pake racing biar nanti keluarannya tidak nahan, bisa lebih losss…

Nah ini untuk video settingannya bisa ditonton di channel youtubenya TMotor Jogja.


Buat temen-temen silahkan share dan bagikan artikel ini ke sosial media kalian jika bermanfaat.

untuk sekedar info atau tanya-tanya kalian harus follow IG kita ya di @yuliustmotorjogja

Okay mungkin demikian aja temen-temen untuk artikel kita kali ini.

Sampai ketemu lagi diartikel selanjutnya.

Sekian dan terima kasih.

 

Cara Bore Up Honda Scoopy Fi 150cc Yang Aman Untuk Harian dan Touring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
%d