Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Bore Up Motor Injeksi Tapi Tidak Ingin Mengganti ECU Standartnya Ke ECU Racing

TMotor JogjaArtikel tentang Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Bore Up Motor Injeksi Tapi Tidak Ingin Mengganti ECU Standartnya Ke ECU Racing.

Peningkatan era teknologi menuntut kita untuk beradaptasi dengan dunia yang isinya semakin canggih. Salah satunya dibidang industri otomotif yaitu sepeda motor. Sepeda motor di era sekarang sudah menganut sistem injeksi dimana sistem konvensional dengan karburator makin hari makin ditinggal. Ada sebagian yang tetap mempertahankan motor konvensional tapi pabrik terus membanjiri produknya dengan motor berteknologi injeksi.

Tapi dengan kondisi mesin yang masih standart pabrik terkadang konsumen masih kurang puas dengan hasil tenaga yang dihasilkan. Maka banyak dari sebagian mereka ingin meningkatkan tenaga yang besar dengan cara bore up. Dengan bore up harapannya piston besar dapat pula menghasilkan tenaga ya besar. Tapi permasalahn umum yang dihadapi para pengguna motor injeksi adalah bagian ECU yang sudah dibatasi dengan standart cc yang sudah di patok oleh build pabrik.

Maka secara otomatis sebaiknya ketika kita ingin membore up motor injeksi adalah selesaikan permasalahan bagian ECUnya yaiitu dengan meremap ECU standartnya atau putuskan langsung ganti ECU dengan ECU Racing

Terus bagaimana solusinya ketika kita pengen bore up motor injeksi tapi tidak mengganti ECU, ini sebenarnya beberapa kali saya coba lakukan saat kita ingin menaikkan tenaga motor injeksi tapi tetap mempertahankan ECU standartnya.

Misalnya kalau pada honda kalian bisa melakukan efesiensi dibidang Noken yang digarap lebih tinggi dari bawaan standartnya.

 

Kemudian bagian lubang In-Ex pada bagian kopnya diporting, cukup porting polish aja. Kenapa saya tidak menyarankan untuk injeksi honda tidak membesarkan pistonnya.

Karena pada sistem injeksi honda tidak ada istilah tentang setting CO.

Sedangkan kalau yamaha bisa dilakukan setting CO makanya ketika motor sudah diganti dengan ukuran besar, kalian bisa melakukan perubahan bagian injekstornya dengan lubang hole yang lebih banyak dari standartnya. kemudian untuk mengatur konsumsi bahan bakarnya dapat dilakukan dengan mensetting COnya.

Setting Co ini gunanya untuk menambah dan mengurangi konsumsi bagan bakar pada sepeda motor injeksi Yamaha. Sehingga istilah keiritan atau kekurangan bahan bakr setelah bore up dapat diatasi.

Demikianlah artikel tentang Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Bore Up Motor Injeksi Tapi Tidak Ingin Mengganti ECU Standartnya Ke ECU Racing.

Jika artikel ini bermanfaat silahkan share dan bagikan ke media sosial kalian.

Sekian dan terima kasih.

Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Bore Up Motor Injeksi Tapi Tidak Ingin Mengganti ECU Standartnya Ke ECU Racing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
%d