Cara Menentukan Jarak Aman Piston Setelah Boring Di Oversize Dengan Benar

Cara Menentukan Jarak Aman Piston Setelah Boring Di Oversize Dengan Benar

Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman yang saya hadapi di bengkel workshopnya TMotor Jogja.

Salam kenal buat teman-teman yang baru mampir di web artikel kita dan selamat menempuh hidup baru bhaaa salah syuuu…mbojo gaes…mbojo…wes 2019 koq jomblo ae…cuttt.

dan selamat membaca maksud e gaessss…

Jadi begini temen-temen masalah yang sering terjadi ketika kita ganti piston atau oversize adalah boring di blok mesin harus diperbesar supaya piston yang size lebih besar bisa masuk ke dalam blok atau boring.

Proses pembesaran blok atau boring tersebut harus dilakukan ditukang bubut di reamer atau juga biasa orang menyebutnya colter.

Proses reamer atau colter ini tak selamanya menghasilkan proses yang baik atau sesuai yang kita inginkan.

Apa saja sih yang terjadi pada motor ketika colteran gagal !

Berikut adalah hal yang sering terjadi ketika proses colter mengalami kegagalan :

  • Ada suara kasar pada bagian blok mesin
  • Motor mengeluarkan asap putih dari knalpot
  • Motor ngambek ga mau jalan karena sudah dekat tapi ga jadi jadian ( haaa kalau yang ini saya mesti berjandaaa eh bercandaaa gaes).
  • Sampai pada titik yang paling parah yaitu motor overhead piston macet dan dapat menyebabkan kerusakan ke komponen yang lain.

Warning..!

Baca artikel ini sampai selesai biar tidak menyebabkan gejala kebingungan…

Nah biar gak kebingungan disini saya akan berbagi bagimana cara mengecek menentukan jarak aman setelah piston dan blok boring dioversize,

Karena saya juga sering menghadapi kegagalan setelah proses colter di tukang bubut

Dan akhirnya saya mencoba mengumpulkan sumber-sumber darisama-sama rekan mekanik kita sharing, bahkan dari tukang bubut juga saya mencoba mencari sumber referensi saya memiliki ya sekitar tiga cara bagaimana menghadapi masalah tersebut.

Berikut 3 cara yang bisa temen-temen lakukan untuk mengecek colteran itu bagus atau tidak :

  • Point pertama yang temen-temen bisa lakukan adalah dengan mengecek boring, itu colteran miring atau tidak. caranya dengan pengukuran titik

Pengukuran Titik

yang dimaksud pengukuran titik disini adalah silahkan berikan titik pada setiap sisi boring misalnya 4 titik lalu silahkan ukur dari setiap titik tersebut menggunakan jangka sorong, hasil dari setiap titik tersebut haruslah sama dan tidak memiliki selisih yang jauh berbeda

Ukur Setiap Titik Yang Dibuat

Kalau masih kurang yakin silahkan tambahkan titiknya misal 8, untuk menghasilkan ukuran yang lebih akurat. Tujuan yang pengen dicapai proses ini adalah jika setiap titik disini sama dipastikan itu proses colter oversise aman dan tidak miring

  • Nah kalau sudah kita menuju ke proses selanjutnya, yaitu pengukuran celah gap ring dari piston.

Pengukuran Celah Gap Ring

 

Colteran yang bagus adalah colteran yang tidak terlalu keset dan tidak terlalu ngelos atau biasanya orang bengkel bilang blong.

Ring piston harus mempunyai jarak aman atau biasanya disebut toleransi.

Menurut OTOMOTIFNET.COM, “Menurut aturan, secara teknis celah piston diliner buat motor harian sekitar 0,02-0,03 mm. ukuran itu lebih besar dariukuran diameter piston oversize atau yang dimasukkan ke dalam liner. Tapi kalau buat balap, biasanya paling aman 0,04-0,05 mm” ujar mekanik mangkal di Ruko Mutiara Jl. Tole Iskandar, No, 2 Depok II itu.

  • Nah ini cara yang terakhir yang biasa saya pakai untuk mengecek apakah colteran itu aman dan nanti kalau dipasang motor tidak mengeluarkana asap putih atau cah bengkel nek bilang ngebul.

Cek Menggunakan Bahan Bakar Hasil Colteran

Cek videonya silahkan tonton dibawah

Cek You Tube ada disini

Kebetulan cara ini adalah saran dari bapakku, beliau adalah mekanik colter Topo Lemer yang sering kebanjiran order corteran tepatnya di daerah dwijaya Sum-Sel jebolan dari Toko Sen Jogja dan juga bengkel Adam Lubuk Linggau, saya banyak belajar dari beliau, Matur nuwun bosku aku bocahmu heeeee…

Caranya yaitu pasang semua ring piston lalu masukkan piston kedalam boring liner https://tmotorjogja.com/wp-content/uploads/2021/06/5-brain-exercises.jpgg posisi piston ke atas kemudian masukkan bahan bakar ke dalam boring, https://tmotorjogja.com/wp-content/uploads/2021/06/5-brain-exercises.jpgg piston kebawah silahkan kasih kertas putih atau koran kalau kertas tidak ada bahan bakar yang keluar bocor mengenai kertas dipastikan itu colteran josss dan siap gasss…

Wes yo gaes demikian sharing ilmu yang bisa saya bagi jika ono sing salah kata dingapurani ae nek ada yang mau nambahkan yo silahkan monggo…

Posisi saya disini sebagai mekanik yang selalu ingin memberikan hasil terbaik buat konsumen saya tapi juga seandainya ada kegagalan colter pun saya tidak mu menyalahkan si tukang colter karena pekerjaan colter juga rumit butuh kepresisian tinggi jadi kita sama-sama belajar aja disini.

Kita boleh percaya sama orang tapi jangan berikan sepenuhnya kepercayaan kita nanti kalau gagal atau disalah gunakan kepercayaan kita seng malah tombok katok ganti rugi barang orang.

Okey aku wes ngantuk lur, salam kuku ireng, salam blar-blar, salam seduluran, salam war-wer, salam gas poool pokok e…

 

 

Cara Menentukan Jarak Aman Piston Setelah Boring Di Oversize Dengan Benar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
%d